Environment Budidaya Lele

Cara budidaya ikan lele di kolam terpal yang pertama yaitu mempersiapkan kolam terpal. Bapak/Ibu harus mencari lahan kosong yang cukup untuk membuat kolam terpal. Selanjutnya, Bapak/Ibu dapat memulai pembuatan kolam terpal. Di sini kita dapat memilih bentuk kolam terpal berbentuk persegi panjang atau lingkaran. Pastikan tanah tempat kolam terpal rata dan tidak tajam untuk menghindari kebocoran.

Menentukan luas kolam terpal yang ideal bergantung pada jumlah ikan yang akan Bapak/Ibu budidayakan. Dari jumlah ikan tersebut, Bapak/Ibu bisa mengkaji berapa padat tebar yang diinginkan dan berapa luas kolam terpal yang dibutuhkan. Secara umum, luas kolam terpal yang kecil berkisar antara 2x3x1 m, sedangkan kolam terpal berukuran besar memiliki ukuran 4x5x1 m.

Saluran pembuangan air menjadi salah satu komponen penting dalam budidaya di kolam air tawar. Saluran ini dapat digunakan untuk menjaga kualitas air yang digunakan.
Pastikan kolam terpal ikan lele tetap bersih dengan rutin melakukan penggantian air. Bapak/Ibu dapat mengganti air 1 kali pada bulan pertama dan kedua. Sedangkan pada bulan ketiga dapat melakukan penggantian air 2 kali seminggu karena ikan lele semakin besar dan padat. Bapak/Ibu dapat mengganti air kolam hingga tersisa 30% dari volume awal. Selanjutnya air diisi kembali hingga volume air 100%. Penggantian air juga harus dilakukan pada pagi hari atau sore hari agar suhu lingkungan tidak terlalu panas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *